Pemesanan Produk Oriflame :
Hubungi saya, NIKEN via SMS/Whatsapp Msg di 085643172023, Telp : 08885210403

Cara Order : SMS kan nama atau kode barang dan jumlah beserta alamat pengiriman. Jumlah total pembayaran termasuk ongkir akan diinformasikan.

Barang yang dipesan akan dikirim sesuai alamat yang anda berikan setelah melakukan transfer melalui rek BCA.

Harga berubah sesuai Katalog terbaru.

#KELUHAN TENTANG PEMAKAIAN PRODUK YANG DIBELI SELAINDAI BLOG, SILAHKAN DITUJUKAN KE COSTUMER CARE ORIFLAME CABANG TERDEKAT
Showing posts with label Today's Journal. Show all posts
Showing posts with label Today's Journal. Show all posts

Saturday, 26 January 2013

Just DO IT





“People are often unreasonable and self-centered. Forgive them anyway.

If you are kind, people may accuse you of ulterior motives. Be kind anyway.

If you are honest, people may cheat you. Be honest anyway.

If you find happiness, people may be jealous. Be happy anyway.

The good you do today may be forgotten tomorrow. Do good anyway.

Give the world the best you have and it may never be enough. Give your best anyway.

For you see, in the end, it is between you and GOD. It was never between you and them anyway.

( Unknown )

Wednesday, 23 January 2013

Beauty Class, Beauty Make Over - supported by Oriflame



Ini adalah suasana kelas saat kami mengadakan Beauty Class dan Beauty Make Over. Banyak tips tentang bagaimana menggunakan kosmetik dan padu padan warna sesuai bentuk wajah dan baju yang akan anda kenakan.

Dipresentasikan oleh : Airin dan Niken sebagai operator slide.

Setelah menjelaskan beberapa tips dan produk, maka dimulailah beauty make over yang diperagakan oleh salah satu make up artist tamu kami mbak Tatik.Model diperagakan oleh salah seorang undangan yang berkenan mencoba produk Oriflame.


Taraaaa.....dan inilah hasil before dan afternya

BEFORE

AFTER

Lihat bedanya kaaannnn...?

Selain beauty class, untuk para hijabers, kami juga mengadakan hijab class, dan ini adalah hasil make overnya. Peserta bernama Reny.


Tampil cantik namun tetap elegan dan sopan dengan hijab? Why not???

Kami juga mengundang make up artist lainnya yaitu mbah Dyah Fajarwati. Dan ini adalah hasil makeover 2 modelnya.

Anda tertarik ingin mengadakan Beauty Class di lingkungan anda? Silahkan kontak saya di 08123121713 atau 031-91074649.

Atau anda membutuhkan seorang make up artist ? Silahkan kontak Dyah Fajarwati di 085736690675.

Berikut adalah hasil riasan untuk wedding/pernikahan dan saya sebagai modelnya ( make up artist by Dyah Fajarwati )





Wednesday, 16 January 2013

Today`s Journal : Jangan mendramatisir hidup



Jangan terlalu mendramatisir hidup, hanya karena merasa pasangan hidup anda tidak sesempurna yang anda bayangkan. Tuhan memberikan pasangan yang tidak sempurna agar anda dan dia dapat tumbuh bersama, saling menerima dan mencintai apa adanya. Karena anda pun bisa jadi tidak sempurna baginya, namun dia tetap menganggap andalah yang terbaik untuknya.
Hidup orang lain mungkin nampak sempurna walaupun belum tentu juga.

Monday, 31 December 2012

Alhamdulillah, I`m in year 2013

Ya Allah, di kesempatan ini aku tidak akan meminta namun bersyukur atas semua yang saya miliki. alhamdulillah Engkau dekatkan aku dengan orang-orang saleh yang memiliki energy positif. Terima kasih untuk hal2x kecil dalam hidup yang membuat saya kerap tersenyum dalam kondisi sesulit apapun. Terima kasih untuk kesehatan dan keberkahan dan setiap hari yang Engkau anugrahkan untuk saya. Saya siap menjalani tantangan-tantangan di tahun 2013 ini

Saturday, 1 September 2012

Lawang Sewu Semarang ; Gedung bersejarah atau mitos horor-isme?


( Foto2x koleksi pribadi )
Sumber tulisan : Wikipedia Indonesia

Mungkin anda yang belum pernah mengetahui gedung cantik dan bersejarah di kota Semarang ini, dan mengira hanya menyimpan mitos horor dari sebuah acara Televisi `Uji Nyali`. Namun buat saya yang sangat menyukai arsitekturnya yang masih kokoh dan indah walau nampak kusam dan beberapa bagian mulai lapuk dimakan usia, rasanya betah banget bisa berlama-lama disini. Rasanya ada yang kurang kalau berkunjung ke Semarang namun ndak nyamperin tempat ini.
Gedung ini dibuka sebagai salah satu tempat pariwisata di kota Semarang yang dibuka untuk umum, pengunjungnya lumayan banyak, terutama di hari libur lebaran.
Sebenarnya gedung apakah Lawang Sewu itu?
Lawang Sewu merupakan sebuah gedung di Semarang, Jawa Tengah yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.
Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu (Seribu Pintu) dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak. Kenyataannya, pintu yang ada tidak sampai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).
Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober - 19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.
Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero

berikut adalah beberapa foto koleksi pribadi, diantaranya ruang bawah tanah tempat diadakannya uji nyali dahulu.



Ini adalah bagian dalam gedung Lawang Sewu, kaca2x mozaiknya masih asli.

Seperti gedung tua lainnya yang sering dianggap menyimpan cerita horor tentang penampakan arwah-arwah penasaran, Lawang Sewu ini pun tak lepas dari beragam cerita horor. Mulai dari suara tangis para penduduk atau tentara Indonesia yang dipenjara dan disiksa di ruang bawah tanah, atau penampakan sosok wanita seperti yang pernah terekam kamera memang sempat menjadi daya tarik wisatawan domestik untuk berkunjung. Apapun alasan anda, rugi rasanya melewati tempat ini tanpa mampir.Anda yang tertarik akan sejarahnya dapat membaca sejarah pembuatan gedung ini atau bertanya-tanya dengan guidenya. Jangan coba-coba berjalan sendirian, karena anda bisa tersesat, gedung ini memiliki banyak sekali pintu dan ruang.

Lawang Sewu adalah salah satu bangunan bersejarah yang dibangun oleh pemerintahan kolonial Belanda, pada 27 Februari 1904. Awalnya bangunan tersebut didirikan untuk digunakan sebagai Het Hoofdkantoor van de Nederlansch Indische Spoorweg Maatscappij (NIS) atau Kantor Pusat Perusahan Kereta Api Swasta NIS. Sebelumnya kegiatan administrasi perkantoran NIS dilakukan di Stasiun Samarang NIS. Namun pertumbuhan jaringan perkeretaapian yang cukup pesat, dengan sendirinya membutuhkan penambahan jumlah personel teknis dan bagian administrasi yang tidak sedikit seiring dengan meningkatnya aktivitas perkantoran. Salah satu akibatnya kantor pengelola di Stasiun Samarang NIS menjadi tidak lagi memadai. NIS pun menyewa beberapa bangunan milik perseorangan sebagai jalan keluar sementara. Namun hal tersebut dirasa tidak efisien. Belum lagi dengan keberadaan lokasi Stasiun Samarang NIS yang terletak di kawasan rawa-rawa hingga urusan sanitasi dan kesehatan pun menjadi pertimbangan penting. Kemudian diputuskan untuk membangun kantor administrasi di lokasi baru. Pilihan jatuh ke lahan yang pada masa itu berada di pinggir kota berdekatan dengan kediaman Residen. Letaknya di ujung Bodjongweg Semarang (sekarang Jalan Pemuda), di sudut pertemuan Bodjongweg dan Samarang naar Kendalweg (jalan raya menuju Kendal). NIS mempercayakan rancangan gedung kantor pusat NIS di Semarang kepada Prof. Jacob F. Klinkhamer (TH Delft) dan B.J. Ouendag, arsitek yang berdomisili di Amsterdam. Seluruh proses perancangan dilakukan di Negeri Belanda, baru kemudian gambar-gambar dibawa ke kota Semarang. Melihat dari cetak biru Lawang Sewu tertulis bahwa site plan dan denah bangunan ini telah digambar di Amsterdam pada tahun 1903. Begitu pula kelengkapan gambar kerjanya dibuat dan ditandatangi di Amsterdam tahun 1903.



Anda pernah berkunjung dan punya cerita tersendiri tentang Lawang Sewu ini? silahkan posting komentar anda. Terima kasih.

Teknik menjual produk dengan pendekatan psikologi

gambar diambil dari invokeselling.com

Sudah hampir 2 tahun lebih, sejak saya bergabung bersama MLM Oriflame, dimulai dari kegiatan menjual produknya hingga kini dan mengajak orang menjadi member agar mendapatkan keuntungan-keuntungan yang seperti saya dapat, saya banyak belajar tentang bagaimana menjual, karena saya akui di keluarga saya tidak ada seorang pun yang berprofesi sebagai pebisnis atau penjual dan saya sendiri merasa tidak punya bakat menjual. Namun sejalan dengan didapatnya pengalaman dari trial and error saat melakukan kegiatan penjualan serta belajar dari internet, maka saya memberanikan diri menuliskan pengalaman saya dalam menjual produk Oriflame.

Suatu ketika saya menemukan sebuah artikel yang menulis tentang bagaimana menjual dengan menggunakan pendekatan psikologi, artinya kita diharapkan untuk memahami keinginan calon pembeli. Kita bukan vending machine yang bisu, yang cuma bisa mengeluarkan barang ketika uang dimasukkan, oarng ingin membeli ketika membutuhkan barang yang kita pajang tanpa kita jelaskan apa kegunaan, efek samping, menangani komplain dan sebagainya.

Ini adalah tips-tips, bagaimana anda dapat sukses menjual produk anda. Berasal dari berbagai sumber yang saya rangkum menjadi satu, digabung dengan beberapa pengalaman pribadi saya. Semoga bermanfaat.

1. Orang- orang seringkali membeli sesuatu hanya berdasarkan perasaan, kebutuhan atau emosi bahkan tanpa petimbangan logika sekalipun, karena itu ketika anda menawarkan barang atau produk, temukan ‘hot button’ dari perasaan atau emosi calon pembeli, apakah dia akan menyukai parfum yang anda tawarkan karena baunya memang sesuai dengan seleranya, moodnya atau kepribadiannya atau karena dia memang membutuhkan sesuatu yang berbeda atau karena demi gengsi dan kualitas karena yang dia beli adalah parfum tidak sekedar eu de toillete ?


2. Namun ada pula jenis orang yang bila akan membeli sesuatu harus berdasarkan fakta. Misalnya ketika anda menawarkan day/night cream yang sedang diskon dan memiliki khasiat tertentu, maka anda harus menjelaskan kandungan bahannya, bagimana cara pemakaiannya, apa manfaatnya dan sebagainya. Baru kemudian dia akan memutuskan untuk membelinya. Lebih bagus lagi bila anda dapat memperlihatkan testimony orang lain yang telah merasakan manfaatnya. Misalnya ketika saya sudah membuktikan manfaat Grape Antioxidant Day cream sebagai pelembab harian saya yang membuat kulit muka saya halus dan bintik hitam berkurang, maka mudah bagi saya untuk menjual produk tersebut. Terbukti sudah dua orang yang menjadi pelanggan saya utk pembelian barang tersebut. Terutama karena produk ini harganya relative terjangkau.

3. Secara naluriah, setiap orang adalah egocentric, suka menjadi pusat perhatian dan suka dipuji. Hal yang paling dibutuhkan oleh orang-orang egocentric ini adalah produk yang dapat meningkatkan confident atau rasa percaya dirinya sehingga makin menjadi pusat perhatian orang. Untuk produk-produk kosmetik dapat anda tawarkan seperti lipstick yang membuat bibir tipisnya indah menawan atau eyeliner yang dapat membuat kelopak matanya agak besar, parfum yang baunya segar dan lembut atau maskulin untuk laki-laki dan sebagainya. Temukan kelebihan dalam diri calon pembeli anda, puji kelebihan tersebut dan tawarkan produk yang pas yang makin menunjang rasa percaya diri dan penampilannya.

4. Orang-orang mencari nilai/value dari barang tersebut.
Tidak peduli berapa harganya, karena dia memang benar2x membutuhkan barang tersebut . Anda harus benar-benar mendemonstrasikan manfaat dari barang tersebut dan memang benar-benar bernilai sehingga dia tidak akan rugi membayar mahal barang yang anda tawarkan.

5. Orang lebih mengingat hal-hal yang kerkenaan dengan orang.
Otak manusia bukan computer, kalkulator atau mesin. Ilmuwan menyatakan bahwa orang lebih mengingat hal-hal yang kerkenaan dengan kehidupan social orang lain daripada angka. Orang akan lebih mengingat nama dan ciri khas orang, kalimat-kalimat testimony, pujian, cerita, dan foto yang dapat memuaskan customer. Kalau anda menjual rumah, maka selain anda menjelaskan fasilitas-fasilitas dan kelebihannya termasuk dekat dengan akses jalan raya atau rumah sakit misalnya, maka anda harus melengkapinya dengan foto rumah tersebut tentunya. Sama ketika anda menjual produk kosmetik, selain tester produk, anda bisa menceritakan testimony orang lain yang telah menggunakan produk tersebut.

6. Anda tidak bisa memaksa orang utk melakukan sesuatu.
Ketika orang membeli produk yang anda tawarkan, ini bukan semata2x karena anda memiliki kekuatan ajaib yang mampu menggerakkan mereka untuk membeli. Anda mungkin bisa berargumentasi, bahkan memaksa seseorang , tapi yang pasti orang hanya ingin melakukan apa yang mereka inginkan atau membeli apa yang mereka butuhkan. Ini artinya tugas anda untuk menunjukkan bahwa yang anda tawarkan sesuai dengan yang mereka butuhkan.
Misalnya anda bertemu dengan orang yang sedang membutuhkan lipstick. Di Oriflame sendiri banyak jenis lipstick dengan beragam warna, kandungan bahan dan tentu saja harga.
Anda tidak dapat serta merta memaksa seseorang utk membeli lipstick Giordani walaupun sedang diskon. Tanyakan warna apakah yang mereka butuhkan, apakah membutuhkan lipstick glossy dengan harga terjangkau atau lipstick matte dengan kualitas premium seperti Giordani?

7. Orang-orang suka membeli
Beberapa orang suka membeli karena mereka menyukai mencoba produk-produk baru dan tentu semua orang tidak ingin dicurangi. Ini yang harus anda lakukan untuk mengubah analogi dalam dunia marketing. Daripada ‘menjual’ kepada orang, cobalah untuk membantu mereka memilih produk yang mereka butuhkan. Jual-lah produk yang bagus, buatlah penawaran yang menarik dan perlakukan orang dengan adil. Ini adalah formula sukses dalam menjual.

8. Orang-orang mudah berprasangka.
Kebanyakan orang selalu berprasangka dan bersikap skeptic/kaku dalam setiap penawaran, ini wajar karena alasan mereka bersikap demikian karena ingin menghindari resiko.
Ketika anda menawarkan produk kosmetik perawatan tubuh atau wajah mereka pasti akan bertanya-tanya apakah produk tersebut aman utk tubuh dan wajahnya? Jangan-jangan tidak cocok padahal sudah terlanjur membeli mahal. Maka sebagai penjual untuk menghindari prasangka-prasangka semacam itu adalah mengumpulkan bukti, testimony, hasil survey, bahkan bila perlu pengesahan dari lembaga yang memiliki autoritas seperti BPOM, hasil test dan data ilmiah lainnya.
Saya sendiri selalu mengikuti perkembangan para customer saya yang menggunakan produk2x SKINCARE dari Oriflame, setelah beberapa saat pemakaian saya akan menanyakan apakah mereka mendapatkan efek samping? Perubahan yang significant ke penampilan wajah yang lebih baik dan sebagainya. Dari situ saya kemudian dapat menulis testimony dan resensi produk. Komunikasi dengan customer secara intens dan menganggap mereka sebagai sahabat adalah trik lain untuk menarik pembelian lain yang lebih banyak. Karena apabila mereka merasa puas dengan apa yang mereka beli dari saya, mereka akan mau mencoba produk yang lain.

9. Orang-orang selalu mencari sesuatu.
Cinta.Kekayaan.Kejayaan.Kenyamanan. Keamanan.
Orang-orang secara alamiah merasa tidak puas dan seringkali menghabiskan hidup mereka utk mencari hal2x yang tidak nyata.
Pastikan anda menawarkan produk yang dapat memenuhi pemenuhan kebutuhan mereka atas 5 poin di atas.

10. Orang membeli secara langsung karena alasan kenyamanan dan merasa eksklusif.
Berikan pelayanan eksklusif yang tidak dapat pembeli peroleh dari tempat lain. Barangkali anda pernah berpendapat bahwa penjual produk Oriflame sudah sangat banyak dan anda tidak yakin bahwa anda akan berhasil menjual produk Oriflame, namun bila anda bisa menjadi berbeda dengan penjual lainnya, maka anda akan banyak dicari orang untuk membeli produk dari anda. Delivery yang tepat waktu, melayani banyak pertanyaan pelanggan dengan baik dan sabar walau akhirnya dia tidak jadi membeli merupakan salah satu tips bersaing dengan penjual lainnya.

11. Orang suka melihat, mendengar, menyentuh merasakan atau membauinya sebelum memutuskan untuk membeli.
Beberapa orang tidak pernah membeli secara online karena mereka tidak dapat memeriksa barangnya sebelum membayar. Beberapa item seperti buku atau CD sangat familiar dan dapat dijual secara online dengan mudah karena hanya sedikit keraguan tentang kualitasnya secara fisik.
Namun bila anda berjualan baju, makanan atau kosmetik secara online maka seringkali yang terjadi adalah calon membeli meminta untuk mencoba dulu barang yang anda tawarkan.
Bila mengirimkan tester makanan atau kosmetik tidak memungkinkan bagi anda, maka anda harus benar-benar dapat menjelaskan secara detail kandungan bahan, kegunaan dan cara pemakaian.

Apabila anda menyukai atau ingin menambahkan tips lain, silahkan posting komentar anda, terima kasih.

Thursday, 16 August 2012

Tips berbisnis dengan modal kecil# membangun jaringan/koneksi

Beberapa teman saya pernah berkata,ingin sekali punya bisnis sendiri namun selalu terbentur masalah klasik, modal uang. Oke, setiap bisnis pasti membutuhkan modal, banyak sedikit pasti tergantung bisnis yang dipilih dan bagaimana kita menyiasatinya. Ada yang memilih untuk menabung dulu sambil mencari-cari peluang bisnis apa yang ingin dilakoni selepas kerja nanti atau sambil masih kerja kantoran. Ada yang memilih untuk berhutang dengan jaminan dan bersungguh-sungguh menjalankan bisnisnya karena modalnya berasal dari hutang ( kata teman, hutang itu sumber semangat hehehehe..). Namun buat anda yang tidak berani berhutang sekaligus masih belum bisa menyisihkan uang untuk modal, sebenarnya ada beberapa alternatif yang bisa dilakukan untuk mendapatkan modal usaha dan menjalankan bisnis anda dengan segera. Diantaranya adalah :

1. Menggunakan modal dari orang lain
Maksudnya? Anda menungkin tidak mempunyai sepeserpun modal uang, namun anda punya kemampuan untuk menjual, relasi anda banyak atau biasa online dengan sosial media. Anda dapat membantu teman anda yang telah memiliki bisnis untuk menjualkan barang dagangannya dan anda menerima imbalan bagi hasil dari keuntungan anda menjualkan barang tersebut. besarannya tentu saja tergantung hasil negosiasi anda dengan sang teman, biasanya minimal anda mendapatkan 5% dari harga jual.Nah keuntungan dari penjualan tersebut dapat anda tabung hingga cukup untuk anda membuka usaha sendiri, anda dapat memilih menjadi partner sang teman atau membuka usaha baru yang benar-benar anda inginkan.

2. Memaksimalkan Connetion Power ( jaringan/relasi )
Mungkin anda sekarang memiliki sedikit uang yang dapat digunakan sebagai modal, namun relasi dan kawan anda banyak, entah itu teman sekolah sejak SD hingga kini bekerja, relasi dari kerabat dan keluarga dan sebagainya. Modal jaringan/relasi sebenarnya jauh lebih penting dibandingkan dengan uang. Karena dengan memiliki banyak relasi dapat diartikan telah memiliki banyak calon pelanggan atau konsumen pada saat kita ingin membangun sebuah bisnis. Bandingkan dengan bila anda memiliki modal uang banyak, namun anda tidak memiliki relasi sama sekali, akan sangat berat karena anda harus mengeluarkan biaya promosi lebih dari biasanya untuk mengiklankan bisnis atau usaha anda.
Bagimana cara memanfaatkan connection power? Yang pertama anda harus lakukan adalah, kenali potensi anda. Jangan pernah anda membangun sebuah usaha atau bisnis diluar minat anda atau karena terpaksa. Karena saya melihat, orang-orang yang sukses dibidang wira usaha adalah ketika mereka telah menemukan minat pada sesuatu dan melihat peluang untuk menjadikannya uang atau penghasilan diluar gaji kantor. Jadikan bisnis anda adalah hobi yang menyenangkan sehingga anda dapat menikmati usaha anda. Misalnya anda punya bakat memasak, membuat ikan bakar yang matangnya pas dan bumbu spesial yang mungkin rasanya `tidak pasaran`, maka anda sudah dapat membuat perencanaan, anda bisa membuka rumah makan atau sementara sambil mencari lokasi, anda bisa membuka di rumah sendiri dan menerima pesanan.
Atau seperti saya, yang punya hobi menulis di blog dan member Oriflame, mulai belajar dan mencari artikel tentang kecantikan dan kesehatan dan menulis resensi produk-produk Oriflame serta testimoni para pemakai produknya, menggabungkan antara bisnis dan hobi.
Selanjutnya dengan uang anda mungkin hasil dari menyisihkan gaji, menyisihkan THR lebaran atau bonus tahunan, anda mulai membuat anggaran apa saja yang anda perlukan untuk menjalankan bisnis rumah makan ikan bakar anda tadi.
Berikutnya anda mulai membuat daftar nama 20 orang relasi anda yang paling dekat untuk mencicipi ikan bakar kreasi rumah makan anda sendiri. Pada saat anda mengirimkan `tester` ikan bakar tadi, anda sisipkan informasi pembukaan rumah makan anda dilengkapi pula dengan penjelasan bahwa tujuan pengiriman adalah untuk mengenalkan produk anda dan meminta masukan tentang rasa masakan anda, barangkali ada yang kurang atau ditambah? Anda dapat memberikan harga diskon atau lebih murah dari kompetitor selama masa promo yang telah anda tetapkan.

Sama ketika saya menjalankan bisnis Oriflame saya, saya membuat minimal 20 orang di daftar nama yang kemudian saya berikan katalog sambil saya tunjukkan produk-produk yang sedang promo atau diskon bulan itu, sambil memberikan janji pelayanan dan pengiriman terbaik, tepat waktu sesuai yang pelanggan minta, bahkan bila perlu saya minta mereka mencoba beberapa tester produk seperti lipstik atau parfum dan meminta komentar atau masukan dari 20 orang tersebut. Di luar dugaan dari 20 orang tersebut kemudian berkembang menjadi meluas karena saya meminta referensi nama dari mereka, bayangkan bila 20 orang tersebut masing-masing dapat memberikan 20 nama baru entah itu saudara, teman dan sebagainya. Inilah yang disebut sebagai connection power atau kekuatan relasi.

Setelah anda mengirimkan tester masakan tersebut, maka perlu tindak lanjut dengan berkunjung atau menelpon para relasi yang telah mencicipi masakan anda untuk menanyakan saran dari yang bersangkutan sehingga terjadi komnunikasi 2 arah antara penjual dan pembeli. Mungkin anda berpikiran bahwa relasi anda telah menjadi korban penodongan anda :-)) namun yakinlah bahwa para relasi anda tidak akan keberatan dan justru merasa terhormat karena diposisikan sebagai orang yang memiliki cita rasa tinggi hingga layak terpilih untuk dimintai petunjuk ( disini kemampuan anda berkomunikasi dan inter personal skill anda teruji ). Bila ikan bakar anda memang enak maka sebagian orang yang minta untuk mencoba dapat menjadi pelanggan tetap anda. Bila aktifitas `membakar ikan` di rumah makan anda dilakukan terus menerus, rumah makan anda akan tampak semarak dan mengundang masyarakat untuk berkunjung. Dengan berjalannya waktu, bisnis rumah makan ikan bakar anda akan makin dikenal dan jumlah pelanggan setia anda meningkat.
Ini merupakan contoh sederhana sukses membangun bisnis dengan menggunakan the power of connection atau kekuatan jaringan atau relasi.
Bagi para pegawai atau karyawan yang memiliki keinginan untuk berwirausaha, lebih baik mulai sekarang anda menambah jumlah relasi karena itu sangat berguna bagi anda.Menjalin hubungan baik atau membangun koneksi juga bukanlah hal yang sulit dilakukan. kalau ada yang mengatakan silahturahmi memperbanyak rejeki, itu memang benar adanya.

jadi...anda ingin segera memulai bisnis yang telah anda rencanakan sebelumnya?

atau anda menyukai tulisan diatas dan ingin berkomentar? silahkan posting komentar anda. Terima kasih

peluang bisnis kecil

Saturday, 19 May 2012

Mengapa harus punya blog?

Beberapa teman saya yang kebetulan punya bisnis online, entah itu baju, makanan, suplemen atau kosmetik bertanya, mengapa saya harus ribet punya blog padahal kan bisa jualan lewat Facebook, Twitter dan social media lainnya? Apalagi saya sudah di support oleh system online Oriflame yang canggih, bisa share atau link webnya di social media saya?
Oke deh, ini lah alasan saya mengapa saya punya blog.

Teman-teman, harap diketahui, saya memiliki blog sejak tahun 2007, itu artinya sudah hampir 5 tahun sampai kini, jauh sebelum saya join Oriflame akhir tahun 2009. Awal saya memiliki blog sebenarnya simple, ndak muluk2x untuk menghasilkan uang misalnya karena saya memang aslinya ndak punya bakat jualan sehingga 5 tahun yang lalu saya tidak berniat buka lapak eh blog buat jualan. Kebetulan sekali saya suka menulis cerpen dan puisi, dan berhubung saya capek ditolak media massa termasuk majalah remaja ecek2x, maka saya memutuskan untuk tetap menulis walaupun apa yang terjadi, bahkan ketika tidak ada seorangpun yang membaca saya akan tetap menulis. Jadi nulisnya buat apa dong? Buat terapi jiwa hahahaha..eh beneran, serius..saya bisa stress berat kalau ndak nulis. Sejak SD saya memang sudah hobi menulis diary, saya juga suka mendengarkan cerita atau curhatan teman.

Sampai akhirnya seorang teman di negeri seberang yang tahu banget kalau saya hobi menulis sejak SD, mengajari saya membuat blog via chatting, kebayang nggak sih trial and errornya saya mengikuti instruksi2x dia lewat chatting? Saya harus klik ini klik itu utk upload gambar, posting, merancang design dan template tapi akhirnya toh saya bisa membuat blog yang “gue banget”. Senangnya lagi, meski tahun 2007-2009 saya belum punya akun facebook atau Friendster waktu itu, tapi beberapa pengunjung blog yang meninggalkan komentar di blog saya kebanyakan pelajar Indonesia yang belajar di luar negeri. Gimana caranya? Kita saling mengunjungi blog. Teman saya yang diluar negeri merekomendasikan saya untuk membaca blog-blog orang lain yang bagus untuk meng-improve blog saya yang masih tampil standar, ketika saya meninggalkan komentar di blog orang tersebut, itu sama saja saya meninggalkan jejak dan orang tersebut balik mengunjungi blog saya. Begitu seterusnya. Promosinya bisa pula lewat MLM ( mulut ke mulut hehehe ) antar sesama blogger ( istilah utk orang2x yang hobi nulis di blog ), kebetulan saya dulu aktif di komunitas blogging Surabaya. Tahun-tahun itu saya belum punya laptop, jadi tiap weekend saya ngendon di warnet ( sampe yg punya hafal muka saya hahahaha )

Apalagi sekarang ketika saya punya akun Facebook, saya tinggal share linknya dan teman2x di akun facebook saya bisa mengunjungi blog saya. Ketika saya menjalankan bisnis Oriflame, maka blog saya pun akhirnya jadi lebih ‘berwarna’ tidak hanya sekedar upload cerita. Oleh Oriflame saya disupport katalog online dan oleh bossfamily saya bisa punya form pendaftaran member online. Siip kaan??? Sebentar lagi Oriflame juga akan punya fitur-fitur online yang lebih canggih.
Saya tidak lagi melulu menulis cerita atau puisi namun mulai belajar menulis resensi produk yang tentu lebih rumit karena harus didukung oleh data, fakta dan testimony (tapii..kalau menulis sudah menjadi hobi, sesulit apapun mencari data pasti ada aja jalan..thank you mbah google ;-) )

Nah, kembali ke pertanyaan di atas, mengapa kita perlu punya blog kalau kita memang berniat serius jualan online? Karena blog adalah toko online permanen kita. Blog juga bisa jadi personal branding ( pinjem istilahnya orang marketing ). Coba deh lihat perusahaan-perusahan besar, mereka pasti punya website, fanpage dan sebagainya. Kalau website bisa menjadi ‘halaman muka’ sebuah company profile, maka fanpage adalah sebuah tempat utk sharing cerita dan testimony produk bahkan bisa menjadi tempat kita curhat sebagai sesama pemakai produk.

Oke, kita bisa jualan via facebook, kita bisa upload foto produk yang kita tawarkan, kita bisa share link katalog online misalnya, tapiii..apa yang terjadi ketika teman-teman Facebook kita juga melakukan hal yang sama, selain menulis status yang kadang lucu-lucu ituu…juga jualan..yang ada jadinya postingan kita yang isinya foto produk akan terkubur oleh postingan2x teman kita. Sehingga pengunjung tidak focus dengan apa yang kita tawarkan. Untuk memasang foto produk lagi kita mungkin bisa tag atau upload orang, tapi coba deh diliat, ada beberapa teman yang tidak suka di tag barang dagangan atau…ribet kali ya kalo harus upload ulang gambarnya.

Satu lagi, sebenarnya ada kode etik tidak tertulis yang menyatakan bahwa kita sebaiknya menulis di wall sendiri atau upload di wall sendiri barang dagangan kita, tidak perlu tag ke orang lain kecuali sudah saling mengenal atau memang yang bersangkutan tidak keberatan bila kita tag foto.Dengan menulis di wall sendiri, sebenarnya teman-teman Facebook kita sudah bisa melihat apa yang kita upload.Kebayang nggak sih jengkelnya yg punya tembok rumah karena kita tempelin gambar dagangan kita?

Nah kalau blog? Kita hanya menggunakan social media yang kita punya sebagai sarana promosi ‘toko online’ kita. Sama halnya kita memasang iklan jitu di Koran atau yellow page. Yang kita iklankan adalah alamat toko dan barang apa yang kita jual. Selebihnya bila orang ingin mengetahui lebih jauh tentang macam item barangnya atau wujudnya, silahkan mengunjungi toko. Kelebihan memiliki toko online adalah anda tidak perlu sewa tempat, cukup membayar listrik dan pulsa internetnya saja, anda juga lebih mobile karena tidak harus melulu standby 24 jam jaga toko. Yang anda harus lakukan hanya duduk manis sambil ngopi misalnya, mengiklan di social media, menge-cek inbox message atau email atau HP anda bila ada sms dan telpon untuk memesan barang yang anda tawarkan.

Setiap kali pelanggan kita ingin melihat produk2x terbaru kita, dia tidak perlu scroll down di wall/profile facebook kita untuk menemukan gambar yang telah kita upload. Dia cukup ketik alamat blog kita, enter dan taraaa….masuklah dia ke toko online kita dan berdasarkan label entah itu fashion, suplemen, kosmetik orang akan memilih apa yang ingin dia lihat. So simple.
Bisnis online ini banyak dinikmati oleh kaum muda, mayoritas yang masih kuliahan untuk menambah uang saku. Juga ibu-ibu rumah tangga yang sehariannya sibuk mengurus suami dan anak,cukup meluangkan waktu 2-3 jam utk menjalankannya. Simple dan tidak terlalu banyak menyita waktu seperti ketika anda yang harus menjaga toko konvensional.
Namun utk bisa serius di bisnis online, anda harus memiliki gadgetnya. Misalnya Blackberry, Laptop dan modem, atau mungkin malah smartphone yg bisa support email dan akun social media.

Jadi..mengapa tidak dicoba saja? Membuka toko online anda dengan menulis di blog.

GO ENTERPRENEURSHIP!

Thursday, 17 May 2012

The Power of Goals



Goals yang spesifik, jelas, terarah merupakan inspirator yang kuat agar anda mampu meraih kesuksesan yang berarti. Mereka yang tidak memiliki goals akan berjalan di tempat bahkan mundur dan tanpa pencapaian significant yang berhasil diwujudkan. Darmadi Dharmawangsa


Pasti anda pernah dengar kalimat `biarlah hidup saya mengalir seperti sungai, saya sih tinggal ngikut aja kemana hidup membawa saya toh Tuhan sudah menentukan rejeki, jodoh dan kapan saya mati`. Memang benar Tuhan adalah penentu segalanya, namun bukan berarti kita meniadakan ikhtiar. Kalau memang benar rejeki kita sudah ditentukan tanpa kita ikhtiar, mengapa kita harus susah-susah sekolah dari TK sampai kuliah, berebutan cari kerja setelah lulus atau menciptakan lapangan kerja sendiri dengan berbisnis. Itu artinya, harus ada ikhtiar sebagai kendaraan kita mencapai cita-cita. Impian itu bahan bakar, usaha dan doa adalah kendarannya. Sadarkah anda, bahwa dalam hidup anda tidak selamanya mengalir begitu saja? Adakalanya anda harus melawan arus demi mendapatkan apa yang anda inginkan? Anda harus belajar keras saat ujian padahal lagi pengen jalan-jalan, tapi demi anda supaya dapat nilai bagus dan lulus, maka anda melawan ajakan jalan2x tersebut. Itulah tujuan hidup anda. Tidak mungkin anda tidak memiliki tujuan atau cita-cita dalam hidup ini. Anda melawan kenikmatan sementara demi nilai baik dan cita-cita anda. Hanya saja masalahnya..seberapa kuat anda menginginkannya? Seberapa serius anda memiliki sebuah tujuan hidup?


Saat mengikuti Oriflame Director Seminar di Bali, saya berkesempatan bertemu dengan Darmadi Dharmawangsa, penulis buku best seller FIGHT LIKE A TIGER WIN Like A CHAMPION, dan beliau benar-benar membuka wawasan saya tentang pentingnya memiliki sebuah tujuan hidup. Berikut adalah summary dari buku beliau yang membahas tentang pentingnya memiliki tujuan atau goals.

Ada 5 alasan utama yang menyebabkan seseorang TIDAK memiliki tujuan atau goals yaitu :
1. Alasan yang paling mudah karena orang tersebut tidak serius.
Bila anda serius dengan pilihan anda, apakah anda seorang karyawan atau pebisnis, maka anda akan bekerja dengan serius, selalu mencari cara baru untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih baik lagi setiap hari, selalu meminta saran dari rekan-rekan kerja atau bisnisnya, bahkan bila perlu anda makan, tidur, dan bermimpi dengan target anda. Target tidak harus berupa uang atau jumlah penghasilan yang anda inginkan. Anda bisa memasang target `membahagiakan orang tua dengan penghasilan yang meningkat yang saya miliki`, atau` mengamalkan ilmu yang saya miliki agar bermanfaat bagi orang lain`. Kadang orang takut dikatakan mata duitan atau matre sehingga takut punya cita-cita punya banyak uang, padahal…everything needs money, orang mau mati aja mau dikubur harus beli tanah kuburan.
Di bisnis Oriflame saya, saya memiliki tujuan selain penghasilan yang meningkat sebagai modal dasar kebebasan waktu dan financial, saya juga memiliki target minimal tahun ini, sebagian besar downline saya bisa melek bisnis online termasuk membuat blog dan mengajari mereka bagaimana menghasilkan uang dari blog mereka sendiri. Dan keseriusan saya diantaranya dengan memberikan pelatihan gratis membuat blog seperti ada dalam foto dibawah ini.
Saya ingin ada nilai tambah dalam bisnis saya, tidak hanya menghasilkan uang namun sebagai sarana ibadah mengamalkan ilmu blogging saya. Alhamdulillah, beberapa orang telah aktif menulis blognya.

Menurut Darmadi, tidak akan ada perubahan yang berarti hingga anda benar-benar serius dengan goals anda dan berusaha total dalam mewujudkannya. Setiap saat dalam hidup anda dilalui dengan memikirkan bagaimana mewujudkan goals anda.

2. Mereka yang tidak memiliki goals karena tidak mengerti tentang pentingnya goals.
Sebuah fakta mengatakan bahwa lingkungan memiliki pengaruh penting untuk hal ini, mereka yang dibesarkan di lingkungan yang berbudaya goals akan terbiasa melakukan aktivitas dengan budaya tersebut. Jika lingkungan anda adalah orang-orang yang terbiasa hidup tanpa arah dan target yang jelas kemungkinan besar anda akan termasuk orang yang tidak menyadari arti penting goals. Padahal seandainya anda tahu manfaat memiliki sebuah tujuan atau goals, saya saya yakin anda tidak akan takut menentukan tujuan anda. Apa sih manfaatnya ? Diantaranya, anda akan mendapatkan hasil lebih baik, karena pekerjaan anda menjadi lebih terarah. Prestasi anda akan meningkat sejalan dengan target yang anda tentukan. Motivasi anda akan lebih besar karena anda tahu apa yang anda kerjakan. Anda akan merasa lebih percaya diri setiap kali target anda tercapai, namun ketika anda gagal anda akan memiliki sikap positif dengan belajar dari kegagalan target anda, anda sedang berjalan menuju kesuksesan.
Satu cerita, salah seorang downline saya memiliki putra autis yang tentu saja menuntut biaya terapi yang besar. Tidak terlalu susah bagi saya untuk mengarahkan target prestasi bisnis Oriflamenya, karena dengan menjadi level Manager, separuh biaya terapi putranya telah tercover dan kini saya sedang membimbingnya menuju level lebih tinggi dengan bonus uang lebih besar agar dia dapat membeli suplemen sekaligus menambah jenis terapi untuk putranya agar dapat hidup normal seperti anak-anak lain. Tujuannya jelas dan dengan target itu dia mulai menjalankan bisnis Oriflamenya dengan lebih serius.

3. Sebagian besar orang tidak memiliki goals atau tujuan karena mereka tidak tahu bagaimana cara menentukan goals.
Salah satu tragedy terbesar dalam kurikulum pendidikan kita adalah bahwa kita menghabiskan tidak kurang dari 15 tahun untuk duduk di bangku sekolah tanpa pernah mendapatkan satu jam khusus yang membahas tentang goals.
Bayangkan saja bila pendidik-pendidik kita mengajarkan tentang goals dan bagaimana mewujudkannya, maka kelak bangsa ini akan terdiri atas generasi penerus yang tahu kemana seharusnya arah perjalanan bangsa ini. Menurut Darmadi ketika beliau memberikan penjelasan dan bagaimana mewujudkan goals, hasilnya sangat positif, mereka bangkit menjadi pribadi yang sangat antusias dan bersemangat, hidup mereka jauh lebih `hidup` daripada sebelumnya karena saat itu mereka telah memiliki suatu target hidup yang jelas, spesifik, menantang dan terarah untuk memperjuangkannya menjadi kenyataan.

4. Banyak orang takut mendapat cemoohan orang lain sehingga mereka takut membuat goals.
Sebuah cerita mengatakan tentang sebuah sekolah alam di Jakarta selatan melarang para gurunya mengatakan `jangan` kepada para siswanya, hal ini dimaksudkan agar para siswa bebas mengekspresikan keinginan dan kreativitasnya dalam belajar. Kebiasaan buruk lingkungan kita adalah melakukan kritik negative kepada anak-anak kita, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang miskin ide, dan takut dicela oleh orang lain. Ketika anak-anak kita mengalami kegagalan mereka lebih sering mendapatkan celaan daripada ajakan untuk mempelajari titik kelemahannya. Karena itulah, banyak anak yang kemudian takut untuk menyatakan keinginan dan cita-citanya hingga waktu terus berjalan hingga mereka tumbuh menjadi dewasa dan mereka menjadi orang yang tidak berani mengemukakan ide-idenya. Seorang calon leader tidak akan menjadi leader ketika dia mengatakan goals2xnya dan anda sebagai leadernya mengatakan `kamu tidak bisa, goalsmu tidak realistis tidak mungkin bisa`. Padahal yang harus anda lakukan sebagai leader adalah membaca kondisi real jaringan dia dan menyarankan untuk me-review goalsnya ketika anda menemukan bahwa goalsnya tidak realistis sementara calon leader anda tersebut tidak memiliki action plan yang jelas.

5. Alasan yang paling sering dikemukakan atau dipendam oleh mereka yang takut memiliki goals adalah karena mereka takut gagal dan takut akan perubahan. Banyak yang terlanjur kalah bahkan sebelum perang dimulai. Takut gagal merupakan salah satu penyebab paling berbahaya dalam perjalanan menuju kesuksesan. Anda harus ingat bahwa kegagalan adalah pelajaran paling berharga untuk mencapai keberhasilan. Karena dengan kegagalan tersebut anda mendapatkan kesempatan untuk meninjau ulang action plan, rencana2x kerja dan menghindarkan anda untuk mengulangi kesalahan anda sebelumnya. Anda tidak tidak akan pernah tahu apakah anda berhasil atau tidak, sebelum anda berani menetapkan target anda dan meraihnya dengan sungguh-sungguh.

Jadi…masihkah anda takut setting target?

Wednesday, 18 April 2012

Yang Unik dari hotel Courtyard Marriot Nusa Dua Bali - part 1

( ready for Director Seminar @ Nusa Dua Convention Center )


( ready for Welcome Dinner @ Taman Bhagawan Nusa Dua Bali )


Sewaktu saya mendapatkan surat pemberitahuan dari pihak management Oriflame bahwa saya memperoleh kesempatan mengikuti Director Seminar di Bali tanggal 16 - 19 Maret 2012 saya sangat senang sekali, apalagi diberitahukan bahwa saya akan menginap di Hotel mewah Courtyard Marriot secara gratis. Searching di websitenya, hotel ini indah sekali baik interior dan eksteriornya, rasanya wajar saja kalau harga semalam mencapai 1,6 juta rupiah. Namun yang membuat saya terkagum - kagum ketika memasuki kamar hotelnya. Kebetulan ruangan kamar saya nomer 4008.

Saya menemukan sebuah keunikan, dengan disediakannya 3 kitab suci agama yang berbeda di meja kamar. Ada Alqur`an, Bible dan The Book of Mormon ( saya ndak tahu nih, the Book of Mormon itu utk agama apa yaa..kebetulan saya tidak membukanya ).
Menarik sekali karena saya selama menginap di banyak hotel saat travelling tidak pernah menemukan ada hotel yang menyediakan fasilitas tambahan menyediakan kitab suci ).

Daaan....ini nih pemandangan yang sangat saya suka...halaman belakang kamar hotel tempat saya menginap adalah kolam renang yang tenang dan indah. Rasanya tenang banget duduk manis di balkon, sambil membaca buku atau menulis atau berjemur di sana.

Rasanya hilang semua deh segala capek kerja keras untuk mendapatkan ini semuaaaaa...Oriflame telah membayar sepadan dengan apa yang telah saya lakukan utk diri saya dan tim...
This is the GIFT from Alloh SWT, orang2x tercinta yang sangat mensupport saya dan tim di jaringan saya...terima kasih..saatnya anda yang berada di jaringan saya mendapatkan yang jauh lebih baik dari apa yang telah saya peroleh..

Saturday, 25 February 2012

Peluang membangun bisnis jaringan bersama Oriflame

gambar dilihat dari rharrisblog.com

Bisnis jaringan atau disebut pula sebagai MultiLevel Marketing ( MLM ) atau Member Get Member ( MGM ) sudah mulai dikenal luas oleh masyarakat termasuk di Indonesia.
Bisnis jaringan memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan bisnis konvensional yang menjual barang/produk dengan menjadi stokist dan menunggu pelanggan datang menghampiri anda. Dengan memiliki bisnis jaringan, anda tidak perlu menyetok barang banyak di rumah, anda tidak perlu menyewa toko atau menggaji karyawan yang dapat mengakibatkan membengkaknya biaya operasional yang dapat menggerogoti keuntungan anda, anda pun dapat memilih, mau menjalankannya paruh waktu seperti saya atau full time seperti yang dilakukan oleh beberapa pelaku bisnis jaringan lainnya yang telah sukses.

Bisnis jaringan relatif lebih mudah dijalankan sebagai bisnis rumahan yang banyak diminati oleh ibu rumah tangga, karyawan yang mengerjakannya sebagai bisnis paruh waktu ataupun mereka yang mengaku tidak terlalu punya banyak modal, sehingga dengan menjalankan bisnis jaringan ini dapat membuka lapangan pekerjaan baru. Keuntungan memiliki sebuah bisnis jaringan adalah, jangkauan pemasaran lebih luas karena anda tidak perlu mengeluarkan banyak biaya operasional untuk membuka cabang atau toko2x di daerah lain. Terutama bila anda memiliki gadget atau tools untuk menjalankan secara online dengan memanfaatkan jejaring social seperti twitter, facebook dan sebagainya. Memiliki downline atau partner bisnis dalam sebuah bisnis jaringan dapat diibaratkan anda telah memiliki banyak cabang atau toko, tinggal usaha anda bagaimana dapat membantu meningkatkan omzet penjualan mereka.
Satu lagi keunggulannya, anda tidak perlu menggaji mereka, karena mereka bukan karyawan anda, mereka adalah mitra atau partner anda dalam bisnis jaringan, maka system yang akan membayar mereka sesuai dengan jumlah omzet mereka.
Anda,sebagai sponsor,mengajari mereka system kerja dan keuntungan-keuntungan yang didapatkan bila menjalankan bisnis Oriflame, cara menjalankan bisnisnya, cara merekrut, selling technics, cara mengorder produk ke kantor cabang Oriflame yang terdekat dengan tempat tinggal mereka baik melalui system online V3, immediate order/datang langsung ke kantor cabang, Orifast melalui fax, sms atau telpon, sehingga diharapkan mereka pun akan mengajarkan hal yang sama kepada member-member baru yang mereka rekrut kemudian.
Bonus anda dalam bisnis jaringan berasal dari akumulasi poin grup mereka, karena itu apabila anda ingin mendapatkan banyak bonus maka anda harus bekerja ke dalam jaringan anda untuk membantu mereka, pepatah yang mengatakan bahwa untuk bisa sukses dalam bisnis jaringan maka anda harus membantu orang lain sukses memang sangat benar adanya.

Bisnis jaringan membuka pula kesempatan bagi orang lain untuk bergabung dan membuat jaringan mereka sendiri dibawah supervisi anda sebagai leader dan sponsor.
Semakin banyak orang yang bergabung dan menghasilkan omzet penjualan, maka bonus anda sebagai sponsor akan meningkat pula, demikian dengan orang yang berada di jaringan anda, seiring perkembangan maka orang-orang yang anda sponsori akan menjadi sponsor bagi orang lain pula. Maka inilah yang disebut sebagai passive income, anda mendapatkan bonus dari kegiatan mensponsori orang untuk bergabung menjadi member. Sedangkan kegiatan anda sebagai penjual produk disebut sebagai active income.


Di Oriflame, kedua kegiatan yang dapat menghasilkan uang adalah active income ( menjual produk ) dan passive income ( bonus mensponsori ) dapat anda jalani keduanya atau anda hanya memilih salah satu, active incomenya saja ( artinya anda tetap menjalankan sebagian kriteria bisnis konvensional yaitu menunggu dan melayani pelanggan ) atau anda hanya ingin menjalankan passive incomenya saja ( mensponsori member – member anda ) dan anda menggunakan produknya untuk kebutuhan pribadi anda dan keluarga. Pilihan ada di tangan anda. Atau..anda ingin menjalankan keduanya seperti saya? Menjual Produk ( Direct Selling ) sekaligus Merekrut atau mengajak orang untuk juga memiliki penghasilan baik dengan menjual produk dan merekrut pula?

Dengan hanya membayar biaya member yang murah meriah, hanya sebesar 39.900,- untuk member selama satu tahun ( tahun berikutnya dapat diperpanjang dengan hanya membayar 35.000,- ) maka bisnis jaringan Oriflame yang kemudian saya pilih sebagai bisnis alternative, mengingat saya masih bekerja full time di perusahaan PMA sehingga waktu saya tidak terlalu banyak terutama bila saya harus menjalankan bisnis konvesional dengan menyetok barang, menyediakan waktu khusus untuk melayani pelanggan, mengontrol stok barang jangan sampai kelebihan atau kekurangan dan sebagainya. Semua stok barang, dapat saya cek secara online melalui sebuah system bernama V3, di sana saya dapat menge-check apakah suatu item barang ada stok atau sedang kosong, saya dapat mengetahui apakah ada member baru dalam jaringan saya, bahkan presentase bisnis saya, berapakah jumlah member yang tidak aktif melakukan pembelanjaan, berapa yang aktif dan fitur-fitur lainnya.

Banyak orang telah sukses dalam bisnis jaringan dengan menjalankan passive incomenya tanpa harus lelah bekerja keras, karena dalam sebuah bisnis jaringan, yang sangat diperlukan adalah bekerja cerdas ( smart working )

Banyak aspek menarik dalam sebuah bisnis jaringan yang tidak dapat ditemukan dalam bisnis konvensional,beberapa diantaranya, anda dapat berkembang dari orang biasa menjadi seorang leader yang tentu saja anda akan mendapatkan pelatihan leadership dari Oriflame melalui SARPIO ACADEMY ( Selling and Recruit Process in Oriflame ).Anda akan banyak bertemu dengan orang-orang baru baik online melalui social media anda maupun pertemuan offline ( kopi darat ) dengan para member di jaringan anda, disitulah anda belajar berkomunikasi, mengenal banyak karakter orang yang berbeda, set target dengan tim inti anda bahkan berempati kepada partner bisnis anda.

Disamping itu bisnis jaringan memiliki banyak keunggulan, diantaranya :

1.Hanya perlu modal kecil
Anda hanya perlu membayar biaya pendaftaran yang realtif tidak besar, Oriflame hanya mensyaratkan anda membayar biaya pendaftaran 39.900,- untuk membership selama satu tahun, setelah itu anda mulai dapat menjalankan bisnis anda melalui penjualan produk ( bahkan dalam waktu2x tertentu Oriflame sering mengadakan promo member baru, anda mendapatkan cashback dari biaya pendaftaran, tidak sejumlah 39.900,- ).
Biaya lain yang anda perlukan adalah investasi dalam bentuk pembelian katalog produk setiap bulan sejumlah yang anda butuhkan. Satu buah catalog hanya seharga 3.900. Tips penjualan yang disarankan oleh Oriflame, anda sebaiknya berinvestasi sebanyak 20 katalog ( seharga 37.900 ) untuk mendapatkan banyak pelanggan. Ingat ! Anda tidak perlu menjadi sebuah business center atau stockiest seperti MLM lain, yang perlu anda lakukan hanya membuat daftar nama dan memberikan katalog kepada nama-nama tersebut untuk mendapatkan pesanan ataupun member baru yang akan anda sponsori.

2.Tidak terikat waktu dan tempat.
Karena tidak perlu menjadi stokist atau menumpuk barang, maka anda dapat menjalankan bisnis jaringan anda dimanapun anda berada. Anda ibu rumah tangga yang harus mengurus buah hati dan tidak bisa bepergian? Kerjakan saja bisnis ini di rumah atau sambil mengantar si kecil pergi sekolah atau ketika anda berbelanja, anda bisa menunjukkan katalog Oriflame kepada orang – orang disekitar anda. Anda pun dapat mengundang teman atau tetangga di rumah dengan membuat pertemuan ( homesharing ), anda dapat berbagi produk dengan mereka dan mendapatkan pesanan.
Anda pekerja atau karyawan seperti saya? Anda tinggal me-manage waktu dengan tetap bekerja di kantor dan menjalankan bisnis ini setelah jam kerja atau saat jam istirahat makan siang.
Anda punya gadget atau tools untuk online? Gunakan peralatan tersebut untuk mempromosikan produk-produk Oriflame. Dengan menjadi member Oriflame anda otomatis dapat mengakses website Oriflame, mengirim link atau share gambar produk di media jejaring social seperti facebook, twitter, blog dan sebagainya. Simple, anda tidak perlu susah-susah memotret produknya, men-scan gambar di katalognya dan menguploadnya di social media anda.

3.Tidak memerlukan skill atau bakat khusus
Semua orang bisa menjalankan bisnis ini dari segala jenis usia ( mulai usia 17 tahun ), remaja, ibu Rumah Tangga, karyawan bahkan seorang yang punya kedudukan penting. Banyak orang yang sebenarnya telah cukup mapan di pekerjaan kantornya sukses di bisnis jaringan ini karena melihat prospeknya yang bagus di masa yang akan datang sebagai sumber pendapatan di masa pensiun nanti. Bukankah kita tidak akan selamanya kerja kantoran? Di usia tertentu kita sudah harus hengkang digantikan oleh mereka yang lebih muda dan pintar.
Di bisnis jaringan ini anda cukup mempelajari sistem bisnisnya dan menduplikasikan kepada member-member baru yang anda rekrut. Di sini anda dapat belajar tentang leadership secara langsung dan pengembangan pribadi secara gratis, karena Oriflame menyediakan banyak sekali pelatihan dan seminar.

4. Hasil kerja dapat diwariskan ke anak cucu, saudara dan lain-lain

Pada umumnya, warisan yang diberikan kepada anak cucu adalah penghasilan. Tetapi beda dengan penghasilan jika kita kerja di sebuah perusahaan atau wiraswasta. Disini yang diwariskan adalah penghasilan dari JARINGAN DISTRIBUTOR yang selalu terus berkembang dari hari ke hari. Jika hanya penghasilannya/bonusnya saja (berupa uang) yang di wariskan, mungkin dalam waktu beberapa bulan sampai 2 tahun uang tersebut akan habis. Anda tidak perlu resah memikirkan masa depan anak-anak anda, akan bekerja apa mereka ketika anda tahu bahwa angka pengangguran makin bertambah dan lapangan pekerjaan makin menyempit. Maka bisnis jaringan termasuk dalam investasi masa depan untuk orang-orang yang anda cintai.

5. Anda adalah BOSS dari bisnis jaringan anda sendiri
Pernah mengeluh kapan yaa saya bisa jadi boss di kantor? Tidak perlu berkecil hati bila anda tidak mendapatkan kesempatan itu. Karena di bisnis jaringan anda BISA. Di bisnis jaringan anda dapat menjadi Boss dari jaringan bisnis dan usaha anda ini, anda adalah PEMIMPIN bagi orang-orang yang anda rekrut ke dalam jaringan anda dan masing-masing anggota adalah boss dari jaringan mereka masing-masing. Anda dapat merencanakan jadwal training untuk member2x anda, mendapatkan fasilitas2x training gratis dengan mengundang management Oriflame, menyelenggarakan event dan sebaginya.

Jadi….masih mikir – mikir nih, peluang bisnis apa yang ingin anda kerjakan?
Info lebih lanjut silahkan hubungi saya..langsung ingin bergabung? Isi data dengan meng akses www.bossluarbiasa.com/?id=nawangtri-klik ikon DAFTAR( copy KTP silahkan kirim via email ke nawangtri77@gmail.com )

terima kasih..selamat membangun bisnis jaringan anda..

Sunday, 25 September 2011

Jodoh dan Kualitas diri

Seorang gadis mengirim surat ke sebuah majalah terkenal.Isinya sebagai berikut : Saya wanita berumur 25 tahun. Sangat cantik dan punya selera fashion yang bagus. Saya inginmenikah dengan pria yang berpenghasilan minimal 500 ribu dollar per tahun. Anda mungkin berpikir saya matre, tetapi syarat yang saya ajukan tersebut sebenarnya wajar. Adakah diantara pembaca berpenghasilan minimum 500 ribu dollar ingin menikahiku? Dengan kerendahan hati, saya ingin menanyakan dimana saya bisa bertemu pria lajang kaya seperti Anda? Syarat apa yang harus saya penuhi untuk menikahi orang kaya seperti Anda? Kenapa kebanyakan istri orang-orang kaya hanya berpenampilan biasa? Saya pernah bertemu dengan beberapa wanita yang memiliki penampilan “tidak menarik”, tetapi mereka justru mendapatkan pria kaya. Bagaimana cara Anda, para pria kaya mengambil keputusan siapa yang kelak menjadi istri? Saya pastikan kepada anda bahwa saya sangat cantik. ( Tertanda : si Cantik ) Lalu dibawah ini adalah balasan dari seorang pria kaya yang bekerja di Perusahaan Finansial Wall Street : Saya sangat bersemangat saat membaca surat Anda. Saya rasa banyak gadis di luar sana yang punya pertanyaan sama dengan Anda. Ijinkan saya untuk menganalisa situasi yang anda alami dari sudut pandang seorang profesional. Menurut saya, jika dipandang dari sisi bisnis, menikahi anda adalah sebuah keputusan yang salah. Kenapa? Jawabannya sebenarnya mudah, saya menarik kesimpulan bahwa Anda telah menempatkan “kecantikan” dan “uang” sebagai dua hal yang sederajat. Itu tersirat dari pernyataan Anda yang mencoba menukar kecantikan Anda dengan kekayaan. Pihak A menyediakan kecantikan dan untuk itu pihak B akan membayar dengan kekayaannya. Dan itu adalah HAL YANG MASUK AKAL. Akan tetapi ada masalah besar di sini, yaitu kelak kecantikan Anda akan hilang bukan? Dan sebaliknya, penghasilan saya mungkin akan meningkat dari tahun ke tahun. Jika dipandang dari sudut ekonomi, saya adalah asset positif yang selalu meningkat sedangkan Anda adalah asset negative yang nilainya selalu menyusut dari waktu ke waktu. Dan asset Anda itu akan sangat mengkhawatirkan dalam 10 tahun mendatang. Pria dengan penghasilan 500 ribu dollar per tahun pasti bukanlah pria bodoh. Mereka akan mencari teman hidup yang bernilai. Saya menyarankan agar anda melupakan saja ide untuk menikahi pria kaya dengan “menjual” kecantikan anda. Lebih baik tingkatkan kualitas diri anda yaitu Ketrampilan, Kesopanan, tingkah laku dan bahkan mungkin saja penghasilan yang besar sehingga orang layak “membeli” anda seharga 500 ribu dollar per tahun. Hal ini pasti lebih bagus untuk menemukan pria kaya daripada sekedar “menjual” kecantikan anda. Mudah2xan balasan ini dapat membantu ( Tertanda : Pria Kaya ) Sumber : Majalah Nurul Hayat edisi April 2011 Gambar : diupload dari situs Pam's Clipart

Tuesday, 31 August 2010

From Zero to 15%

Tak terasa sejak November 2009, sudah hampir 10 bulan saya join di Oriflame. Malam ini tiba-tiba ingin flash back ke masa lalu, tepatnya 10 bulan yang lalu ketika saya belum jadi apa-apa di bisnis Oriflame ini. Malam ini saat yang tepat buat flash back karena momennya menjelang lebaran dan saya ingat banget tahun lalu, separuh THR yang saya terima untuk membayar tagihan, sisanya untuk merayakan lebaran dengan sangat sederhana. Alhamdulillah meski tahun ini masih harus bayar tagihan, namun masih cukup tertolong dengan bonus dan hasil jualan produk Oriflame, bisa mudik ke Semarang dan berbagi dengan sesama.

November 2009, saya belum begitu ngeh dengan bisnis ini meski saya pernah join dengan MLM lain sebelumnya. Namun support uplen juga lah yang perlahan membuat saya mulai mengenal bisnis ini dan membuat saya merasa memiliki bisnis ini..sense of belonging. Saya merasa HARUS memiliki bisnis ini karena saya tidak punya pilihan lain saat itu. Saya harus punya 2nd income untuk bisa survive. Walau orang terdekat saya sempat keberatan, namun melihat keseriusan saya dan IMPIAN saya untuk segera memiliki waktu yang berkualitas bersama keluarga maka akhirnya beliau pun mensupport dan memberikan restunya.

Malam ini saya mereview AR terbaru ( alhamdulillah masih bertahan di level 15% dan sedang melaju menuju level berikutnya ), sempat sedih ketika mengetahui ada donlen yang tidak aktif dengan berbagai macam alasan dan kendala , namun juga senang melihat beberapa donlen yang nyaris naik level, masih ada waktu seminggu, semoga mereka bisa meraih yang telah mereka targetkan.Doaku selalu bersama kalian.

Untuk yang baru join, mungkin masih terasa berat menjalankan bisnis ini, belum mengetahui cara menjalankannya, belum bisa presentasi, belum bisa menawarkan produk dengan baik, penolakan2x masih akan sering ditemui bahkan oleh saya yang sudah berada di level 15% sekalipun.
Yang bisa saya bagikan untuk kalian adalah, miliki-lah sense of belonging pada bisnis ini. Kalau anda ingin sukses di sini anda harus merasa memiliki bisnis ini. Bila anda telah memilikinya, maka penolakan - penolakan yang anda dapatkan saat menawarkan katalog atau untuk join tidak lagi terasa berat, anda malah bisa belajar dari kegagalan itu. 10 bulan saya ditempa dengan berbagai kesulitan, pernah hingga pertengahan bulan saya belum bisa tupo 75 poin, 2 bulan join namun belum bisa merekrut orang, ketika bulan promo rekrut saya malah gagal memprospek orang, namun saya sangat berbahagia ketika membantu prospek para donlen hingga closing dan jaringan mereka berkembang. Atau harus bersabar karena barang yang diorder stoknya kosong, barang salah kirim dan sebagainya. Saya ikhlas menerima semua kesulitan dan kendala itu kalau itu memang jalan saya untuk menjadi seorang LEADER SEJATI. Saya rela berjuang untuk itu karena bisnis ini adalah BISNIS SAYA SENDIRI bukan milik uplen maupun donlen. Saya tidak pernah merengek atau mengeluh kepada uplen saya agar nambahin kekurangan poin saya untuk tupo, saya tidak perlu `dicambuk` untuk segera tupo ( saya jarang tupo pada saat tanggal tupo kantor cabang yang katanya antrinya naujubilleee... ), saya rela kerja keras memotong waktu istirahat saya, menghilangkan kebiasaan main game ( karena saya tahu main game ndak bisa bikin saya kaya dan segera resign dari tempat kerja ) dan menggantinya dengan membaca milis, mem-follow up donlen via email atau SMS atau berkomunikasi dengan uplen kalau ada masalah. Saya masih perlu banyak belajar untuk menjadi leader. Dengan beban pekerjaan kantor yang terus bertambah saya mencoba tetap eksis di bisnis ini, walau kadang tidak bisa 100% memonitor para donlen, I`ll do my best.

Homesharing kemarin di Pasuruan, saya masih inget minta jeda 10 menit untuk menyusui anak saya dan menidurkannya di sofa, begitu keras perjuangan saya untuk bisa hadir di rumah donlen saya tidak peduli harus naik KA oper naik bis dan angkot untuk bisa sampai di desa tempat tinggal donlen saya, hingga ketika anak saya tertidur di sofa saya bisikkan di telinganya `sabar anakku, ini hanya sebentar, bersabarlah menerima ketidak enakan ini karena mama berjanji akan memberikanmu yang terbaik setelah ini`.

From Zero to 15%....
Terima kasih banget untuk Nisa, uplenku tercinta yang telah mengenalkan bisnis ini kepadaku, terima kasih untuk mbak Tanty dan mbak Devi yang Juli lalu menyempatkan diri hadir di kelas BOSSFAM Sidoarjo. Terima kasih untuk mbak Meuthia yang telah memberikan pin DARE TO DREAM untuk saya yang waktu itu masih 9%, yang membuat saya selalu termotivasi untuk naik level terus ( BERANI BERMIMPI HARUS PULA BERANI ACTION kan mbak...), terima kasih untuk mbak Maia, Kak Pita, mbak Hera dan mbak Tia Saraswati, teman-teman BOSSFAM yang ndak bisa saya sebutkan semuanya.

Untuk para donlenku..calon - calon leaderku....semangat terus..miliki bisnis ini untuk anda sendiri dan berjuanglah untuk mencapai impian terindahmu....

Best Regards
Tri Nawangsih
Manager 15% --- GO SM

Friday, 15 January 2010

Ember & Pipa @ ORIFLAME

Satu saat, orang – orang yang saya perkenalkan dengan bisnis MLM oriflamme berkata `wah, kalau saya sih lebih tertarik direct selling daripada rekrut orang untuk menjadi downline saya, profitnya udah langsung kerasa, 23% harga katalog, udah balik modal deh`. That`s OK, kata saya, tapi saya tidak menyarankan. Kenapa? Mungkin untuk lebih jelas, saya ceritakan sebagian isi buku Robert T. Kiyosaki yang berjudul The Cashflow Quadrant.

Ceritanya begini, ada dua orang pemuda, namanya Ed dan Bill. Keduanya sama – sama memiliki usaha supply air bersih untuk warga desanya. Namun keduanya memiliki cara yang berbeda saat menjalankan bisnis tersebut. Ed, memilih cara mengangkuti air menggunakan ember bolak – balik dari sumber air ke tempat penampungan air yang telah ia sediakan, lalu tiap orang yang membeli air padanya membayar dengan harga yang telah Ed tentukan. Setiap hari seperti itu, bolak – balik mengangkut air, lalu menerima bayaran dari orang yang membeli air, ini ilustrasi untuk direct selling ( kebayang capeknya ? ). Sekarang mari kita lihat cara Bill menyuplai air untuk warga desanya. Dia berpikir, kalau dia memilih cara seperti Ed, berapa lama fisiknya mampu bertahan untuk mengangkuti air, lalu bila dia membayar orang untuk melakukan pekerjaan itu berapa banyak keuntungan yang bisa ia peroleh karena dia harus membayar pekerja dan peralatan seperti ember dan sebagainya? Bill dengan cerdas memikirkan cara supaya air bisa mengalir ke tempat penampungan airnya dengan mudah tanpa bersusah payah mengangkut. Lalu disambunglah pipa dari sumber air menuju tempat penampungan. Ketika berhasil, dia senang sekali, karena dia tidak perlu bolak – balik membawa ember mengangkut air, tidak perlu berganti shift dengan teman kalau capek dan dia masih bisa menikmati waktu luangnya lebih banyak daripada Ed, ini ilustrasi ketika kita membangun jaringan downline di oriflame. Mungkin ketika kita membangun jaringan akan memakan waktu agak lama sementara orang lain sudah mendapatkan keuntungan dari direct selling. Kita bisa mengkombinasikan keduanya, baik direct selling untuk membangun poin pribadi dan merekrut member. Bayangkan saja suatu saat nanti anda bisa seperti Bill, menikmati keuntungan tanpa harus bercapek – capek ria mengangkuti ember.

Saya ingin menjadi seperti Bill suatu saat nanti agar saya bisa memiliki banyak waktu luang bersama keluarga, menjalankan hobi menulis saya dan membantu banyak orang. Ed dan Bill sama – sama pekerja keras, namun Bill adalah pekerja cerdas.

Sekarang pilihan ada di tangan anda, ingin selamanya menjadi Ed mengangkuti ember atau bersiap menerima tantangan untuk menjadi seorang Bill yang sukses membangun jaringan pipanya. Jadilah pekerja keras sekaligus cerdas.

Saturday, 9 January 2010

KERAS PADA DIRI SENDIRI

Memasuki tahun 2009 kemarin, saya tahu, ini akan menjadi tahun yang paling keras buat saya. Sejak pertengahan tahun 2008 akibat krisis ekonomi global, saya tahu saya harus mulai keras pada diri saya sendiri. Dan benar, masalah datang bertubi-tubi terutama masalah finansial, sampai – sampai saya berjanji pada diri saya sendiri untuk tidak bersenang – senang hingga mencapai kestabilan finansial.

Saya putus asa. Saya sempat berpikir, enak kali’ kalo kita hidup ndak perlu pusing mikirin duit, tinggal terima, belanja dan ada kelebihan yang bisa disimpan atau diberikan kepada orang yang membutuhkan. Tapi saya yakin, Tuhan pasti sedang menyiapkan hadiah yang indah dibalik ujian keras yang saya alami sepanjang tahun ini. Kita tidak akan pernah merasakan KELEBIHAN bila sebelumnya tidak pernah berada dalam kondisi KEKURANGAN. Maka dengan semangat dan ikhlas saya menjalani cobaan demi cobaan, dan Alhamdulillah selalu ada celah kemudahan pada masa – masa sulit saya.Di tengah keputusasaan, ada secercah harapan ketika ada tawaran menjalankan bisnis oriflame. Di salah satu waktu saya usai sholat saya tercenung, barangkali ini jawaban atas doa’-doa saya agar saya diberi jalan kemudahan finansial. Saya pun bersemangat menjalaninya meski jauh dari upline, tapi untungnya dengan bantuan teknologi, saya bisa berkonsultasi lewat SMS atau email setiap kali saya mendapatkan masalah dengan oriflame.

Hal lain yang saya lakukan adalah memangkas waktu istirahat siang saya di kantor. Satu jam jatah istirahat saya bagi demi menjalankan bisnis ini karena saya berkomitmen, tidak boleh memotong jam kerja untuk bisnis ini dan saya bertekad tidak akan bersenang –senang sebelum berhasil mendapatkan apa yang ingin saya raih dari bisnis ini. 15 menit pertama jam istirahat, saya pakai untuk menyelesaikan tugas kantor bila memang ada case yang urgent. 15 menit kedua saya pakai untuk istirahat makan siang. Sisanya selama 30 menit saya pakai untuk follow up order ORIFLAME dari pelanggan dan ngobrol dengan para downline yang kebetulan diantaranya satu tempat kerja atau berkirim SMS/ email dengan dowline yang tidak berada satu tempat kerja. Kalau kebetulan hari itu tidak ada order atau tidak ada yang perlu dibicarakan dengan downline, saya lebih memilih duduk manis di depan komputer sembari menulis untuk bahan blog atau milist. Ternyata semenjak ikutan ORIFLAME, waktu istirahat siang saya malah semakin produktif. Sesekali sambil makan siangpun saya pakai untuk berkomunikasi dengan para downline.

Saya percaya, bila SAYA KERAS PADA DIRI SENDIRI MAKA KEHIDUPAN AKAN MELUNAK KEPADA SAYA, NAMUN SEBALIKNYA BILA SAYA MELUNAK PADA DIRI SAYA MAKA KEHIDUPAN AKAN BERLAKU KERAS PADA DIRI SAYA.

Alhamdulillah, dengan keuntungan dari bisnis oriflame sepanjang bulan Desember 2009, saya setidaknya mampu bertahan secara finansial meski belum sempat menyimpan kelebihan keuntungan yang saya peroleh untuk saya nikmati.

Saya menginvestasikan labanya kembali dengan membantu orang-orang yang membutuhkan. Ternyata di situlah sumber kebahagiaan saya yang sebenarnya. Bisa membantu orang lain.

Beberapa orang sempat berkata alangkah beruntung orang – orang yang tidak pernah merasakan kerasnya hidup. Menurut saya, mungkin benar orang – orang yang tidak pernah merasakan serba kekurangan, orang – orang yang tidak pernah merasakan kerasnya kehidupan adalah orang –orang yang beruntung TAPI kehidupan mereka sebenarnya TIDAK SEMPURNA. Jadikan hidup anda lebih sempurna dengan menjalani bisnis ORIFLAME, di sini anda bisa berbagi tidak Cuma finansial namun cerita dan pengalaman yang bisa saling menguatkan.

SAYA HARUS BERHASIL DI BISNIS ORIFLAME INI

Wednesday, 3 December 2008

Cinta tak mengenal expired date

Dulunya saya menganggap bahwa tidak pernah ada cinta yang abadi, orang boleh bilang saya pesimistis, barangkali karena saya terlalu banyak nonton acara infotaintment yang isinya berita cerai artis selebritis. Jadi cinta itu semacam makanan kaleng yang mengenal expired date, kalau sudah kadaluarsa dengan berat hati mesti didepak, cari lagi yang lebih fresh ( daripada sakit perut, hehehe ). Seringkali alasan yang klise sih sudah ndak cocok lagi ( tapi dulu kok cocok ya ).
  
Tapi setelah saya pikir – pikir lagi, sebenarnya yang expired itu bukan cinta, tapi pasangan kita sendiri atau bahkan kita sendiri. Seringkali pasangan kita atau bahkan diri kita sendiri berubah menjadi sosok yang nyebelin, membosankan, dan ngeselin ( termasuk manja, pemalas, cerewet, posesif, botak, gembrot, jerawatan dsb ), itu yang membuat kita berhenti mencintai pasangan kita dan memilih untuk berpisah. Mestinya sebelum ambil keputusan berpisah setiap orang harusnya berpikir bahwa kita pun bisa berubah menjadi orang yang nyebelin, membosankan, dan ngeselin bagi pasangan kita.
 
Seorang penulis, Mignon McLaughlin berkata , “sebuah pernikahan yang berhasil membutuhkan perasaan jatuh cinta berulang – ulang pada orang yang sama yaitu pasangan kita”. Mungkin mudah buat kita untuk jatuh cinta dengan orang lain apalagi bila dia jauh lebih baik daripada suami atau istri kita yang tiap hari, tiap saat kita jumpai masih tetap dengan wajah, dandanan dan sifat yang telah lama kita kenal ( yang tetep itu – itu saja ). Bisa jadi kita pernah bosan dan ingin bersama dengan orang yang benar – benar beda dengan pasangan kita. Bisa jadi just for fun cuma sesaat atau bila perlu diteruskan ( atau keterusan ). Kayaknya diperlukan usaha yang keras sekaligus tekad ( baca : niat ) yang kuat supaya bisa jatuh cinta tiap hari dengan orang yang sama ( baca : cerewet, posesif, botak, gembrot, jerawatan,manja dan pemales hehehe ).
  
Ada yang menarik ketika saya membaca satu cerpen yang ditulis Dee berjudul PELUK dalam bukunya RECTO VERSO, saya mendapatkan sebuah kisah perpisahan yang ( dibikin ) indah, ada kalimat – kalimat ; Aku tidak ingin bersamamu cuma karena enggan sendiri. Kau tidak layak untuk itu. Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukannya ketakutannya akan sepi.( Peluk, halaman 56 ) . Ternyata sebagian orang memilih untuk berpasangan karena enggan sendiri, bahwa kesepian dan kesendirian itu bisa menjadi begitu menyiksa ( termasuk demi memperoleh kenyamanan finansial darinya ). Tapi pernahkah anda bertanya pada diri sendiri bahwa anda memilihnya karena dia adalah bagian dari diri anda ? . Untuk apa dia mesti menjadi bagian dari diri anda kini kalau di kemudian hari dia tak lagi sama ? 
Ketika cermin itu terbelah, apakah akhirnya anda akan memilih untuk mencari cermin lain yang utuh ?
Setiap orang bisa berubah, ketika kita tak lagi sejalan,seirama, mampukah kita untuk tetap bersama ? apakah anda akan mencari pasangan lain untuk menggantikannya ? Kalau dia sama dengan saya lalu untuk apa saya mencari pasangan ? 

Simak pula paragraph berikut ;
Hati adalah air, aku lantas menyimpulkan. Baru mengalir jika menggulir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Ada gravitasi yang secara alamiah menggiringnya. Dan jika peristiwa jatuh hati diumpamakan air terjun maka bersamamu aku sudah merasakan terjun, jumpalitan, lompat indah. Berkali – kali. Namun kanal hidup membawa aliran itu ke sebuah tempat datar dan hatiku berhenti mengalir. Siapa yang mengatur itu ? aku pun tahu. Barangkali kita berdua, tanpa kita sadari. Barangkali hidup itu sendiri, sehingga sia – sia menyalahkan siapa – siapa.
Aku ingin mengalir. Hatiku belum mau mati. Aliran ini harus kembali memecah dua agar kita sama – sama bergerak. Sebelum kita terlalu jengah dan akhirnya pisah dalam amarah
( Peluk,halaman 56 – 57 )
Mungkin dengan membaca cerita Dee di atas, kita bisa paham alasan mengapa Dee memutuskan untuk bercerai dari Marcel dan menikah dengan Reza Gunawan ( sorry, sekarang saya jadi agak rajin nonton infotainment hehehe )
.
Seringkali dalam perjumpaan dan perpisahan orang sama – sama menunjuk Tuhan, bahwa karena takdir-Nya lah kita bertemu dan berpisah. Dalam sebagian kasus memang benar. Namun tak adil rasanya ketika kita menjadikan takdir Tuhan sebagai alasan kita menentukan perpisahan, sebab kita punya kemampuan untuk memilih. Memilih untuk tetap bersama dengan segala perbedaan dan menyelesaikan masalah yang ada atau memilih untuk jalan sendiri – sendiri.
Adakalanya kita berhenti mencintai pasangan kita seperti air yang berhenti mengalir, lalu membeku serupa stalagmit dan stalagtit, kita butuh untuk tetap mengalir agar kita tetap hidup dengan mencintai orang lain. Sebagian orang menganggap bertahan dalam kepalsuan ketika kita tetap mempertahankan sebuah hubungan yang hambar. Barangkali suatu saat nanti saya akan memilih jalan yang sama,  namun semoga saja tidak, karena saya tak yakin, ketika menjalani kehidupan bersama orang lain saya tak akan mendapati masalah yang sama. Apakah saya akan meninggalkan begitu banyak luka diatas kebahagiaan saya terbebas darinya ?
 
Bukan cinta atau hubungan yang expired, namun pribadi yang tak lagi sama seperti awal kita memutuskan untuk melangkah bersama.  


Thursday, 27 November 2008

First Love ( will be ) never die

Saya tak pernah bisa memiliki dirinya yang menjadi cinta pertama saya. Namun bila saya memaksakan diri mendapatkan seorang pengganti yang sama persis dengan dirinya, saya yakin saya tak akan pernah bahagia dengannya, karena saya tidak mencintainya dengan sesungguhnya, itu karena saya mencintai masa lalu saya dan cinta pertama saya. Maka kini yang saya lakukan adalah menjaga semua kenangan manis pahit tentang cinta pertama saya, tentang seseorang dan cinta yang tak akan pernah saya miliki selamanya.
Seorang sahabat lama masih kerap mengunjungi saya via email. Dilihat dari foto terakhirnya penampilannya tak jauh berbeda dengan jaman kuliah dulu, tetap kasual masih tetap semanis dulu meski kini kelihatan lebih matang. Masih single meski saya tahu dia sukses berat dengan pekerjaan dan kehidupan sosialnya, namun tidak dengan kehidupan pribadi dan cintanya. Sayalah satu-satunya sahabat yang mengetahui apa yang terjadi dengannya, seorang perempuan yang sangat terobsesi dengan laki – laki pertama yang dia cintai, berbeda dengan saya yang sudah lupa pria mana yang pertama kali saya cintai atau kapan tepatnya pertama kali saya jatuh cinta. Terlalu banyak yang datang dan pergi dalam kehidupan saya, banyak kehilangan sekaligus menemukan ( yang ini lebih puitis daripada umgkapan 'mati satu tumbuh seribu' hehehe ).
Dengan kemampuan bicara multi lingual, Jepang, Inggris dan tentu saja bahasa Indonesia, dia berhasil mendapatkan pekerjaan yang sangat bagus, seorang pengajar di sebuah Universitas di negeri seberang, sekaligus pekerjaan sampingan menjadi penerjemah sesekali, mestinya dia telah menemukan banyak pria yang baik dan berprospek cerah, namun dia tetap memilih hidup melajang.
“Let me die in virgin”, katanya ( wah mubazir amat )
Saya masih ingat percakapan bertahun – tahun yang lalu, ketika kami masih kuliah, tinggal bersama di kamar kos yang sempit, malam minggu berstatus jomblo-er sambil menikmati kopi rasa mocha bikinan sendiri yang seringkali agak pahit karena kebanyakan kopi, ngobrol tentang banyak hal termasuk tentang cinta pertama kami. Suatu ketika dia bertanya pada saya siapa dan kapan first love saya.
Saya nyengir dan balik bertanya,” apa sih cinta pertama itu karena terus terang saya ndak jelas,ndak ingat kapan tepatnya.” Waktu masih SD dulu saya memang sempat naksir temen cowok yang ganteng dan hobi sekali menulis puisi, tapi itu kan cinta monyet, apa itu bisa disebut cinta pertama ? Lalu saat SMA saya pernah naksir seorang pria yang beda usia 8 tahun dari saya, namun kandas alias tidak jadian karena si cowok melarikan diri setelah saya nekat menyatakan perasaan saya padanya, mungkin dipikirnya saya alien. Lalu saat awal masuk kuliah saya jatuh cinta berat dengan ketua senat fakultas yang manis dan Jogja banget hehehe…. Lha wong dia asal Sleman, namun ndak juga jadian karena ternyata dia sudah bertunangan dan Cuma menganggap saya mahasiswa baru yang layak diplonco hahaha…..
“Jadi yang mana dong cinta pertama saya?”.
Semuanya berarti buat saya meski tak pernah bisa saya miliki diri mereka secara fisik, namun karena merekalah saya banyak belajar tentang mencintai tanpa harus memiliki. Sahabat saya tadi tak menjawab pertanyaan saya, malah bercerita tentang laki – laki pertama sekaligus satu – satunya pria yang ada di hatinya hingga kini yang sayangnya tak pernah bisa sahabat saya miliki. Laki – laki itu adalah teman semasa kecilnya, yang sangat ia cintai hingga dewasa, hanya sayangnya karena mereka bersahabat sedari kecil, si cowok tidak ngeh kalo ditaksir berat oleh sahabat saya, si laki – laki hanya menganggap perhatian dan kasih sayang sahabat tadi sebagai sebuah persahabatan abadi, hingga akhirnya mereka beranjak dewasa dan akhirnya si cowok menemukan pasangan sementara sahabat saya masih sendiri dan tentu saja patah hati.
Cinta pertama yang tak akan pernah mati, begitu kisahnya, hingga setiap pria yang datang mendekatinya selalu dia tolak dengan halus, dia tak akan pernah bisa mencintai orang lain lagi katanya.
Malam ini saya telah menghabiskan dua mug kopi rasa mocha instan ( bukan bikinan sendiri, karena memang beneran rasa mocha ) sambil membaca kembali email dari sahabat. Cintanya rupanya tak pernah mengenal kata expired,masih juga cerita tentang laki – laki yang sama yang tak pernah ia miliki, padahal di sana, di negara tempatnya tinggal, berjubel laki – laki dari berbagai bangsa yang bersedia menemaninya hingga akhir hayat.
Kali ini dia bercerita, pernah suatu ketika dia bertemu dengan seseorang yang mirip dengan cowok pertamanya dan kebetulan mereka saling mencintai, namun sahabat saya akhirnya memutuskan berpisah dengan laki – laki itu.
“Aku tak benar-benar mencintainya, aku hanya mencintai masa laluku yang kebetulan ada padanya, oh, seandainya aku tak ( pernah ) jatuh cinta pertama kali, barangkali aku sudah menemukan pendamping hidup yang bisa kucintai apa adanya, tak perlu ia mirip dengan siapapun”.
Tak adil bila saya memintanya untuk melupakan kekasih pertamanya, namun saya juga tak setuju bila hidupnya terbelenggu masa lalu.
“Enak ya jadi kamu,” tulisnya suatu hari tentang saya. Karena saya tak pernah ambil pusing dengan cowok pertama yang saya cintai padahal saya pernah sakit berat gara – gara putus cinta, tapi toh akhirnya saya memutuskan untuk memilih menikah dengan laki – laki yang melamar saya, meski dia tak sama dengan laki – laki pertama yang saya cintai.
“Life must go on, pren”, kataku
Saya tahu hidupnya memang telah berjalan sejak dulu, tapi sahabat saya bagai jalan di tempat dengan kenangannya.
First Love jadinya never die buat dia, tapi bagi saya cinta pertama adalah sebuah pembelajaran dimana saya untuk pertama kali jatuh hati dan disakiti namun masih tetap berbahagia karena pengalaman menyakitkan itu membuat saya mengerti, mencintai tak perlu menjadi belenggu untuk menjadi seorang yang lebih baik bagi orang lain.

Wednesday, 28 May 2008

Let’s go green ( with sanseviera )

Tahukah anda salah satu cara mengurangi dampak global warming ? Yap, selain mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil dan mengurangi volume sampah plastik ( dan barang – barang yang susah terurai ), anda bisa melakukan salah satu cara sederhana, menanam pohon. Karena pohon yang ditanam di sekitar lingkungan anda bisa menyerap gas beracun karbondioksida.
Bila anda tak punya cukup lahan untuk bertanam, maka tanaman yang mungil dan tidak banyak makan tempat serta tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit adalah pilihan yang terbaik.
Pada tahun 2001, sebuah penelitian pernah dilakukan oleh Dr. Ir. Nizar Nasrullah MAgr dari Departemen Arsitektur Lanskap Faperta IPB bahwa pohon berdaun jarum mampu menyerap gas beracun , meliputi debu dan timbal tertinggi.Contohnya cemara kipas dan pinus.Cemara Kipas mampu menyerap debu sebanyak 165,6 ug/g dan 3,27 mg/g timbal, sedangkan pinus mampu menyedot debu sebanyak 151,9 ug/g dan timbal 3,25 mg/g.
Tanaman berdaun besar, kasar dan berbulu memiliki daya serap lebih kecil bila dibandingkan dengan jenis tanaman berdaun jarum seperti mahoni dan meranti merah.
Dari penelitian yang pernah dilakukan oleh NASA tentang tanaman indoor penyerap polutan, muncul beberapa jenis tanaman yang mampu menyerap racun di udara dalam ruangan. Aglaonema modestum efektif menyerap benzena dan toluen. Anggrek dendrobium juga tak kalah ampuh menyerap senyawa beracun seperti aseton, amonia, khloroform, etil asetat, metil alkohol, formadehid dan xylene. Euphorbia pulcherrima baik untuk menyerap jenis racun formadehid, sedangkan sanseviera trifasciata laurentii efektif menyerap benzena, formadehid dan trichloroethylen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa enzim dalam daun menguraikan senyawa beracun yang bisa dimanfaatkan oleh tanaman. ( sumber majalah Fiona edisi Mei 2008 ).
Dari varian sanseviera yang ada, pilihan saya jatuh jenis sanseviera dengan gaya bonsai karena unik dan menarik bila dipajang di atas meja atau di dekat komputer kantor. Hampir semua spesies sanseviera ditemukan berasal dari negara Afrika Timur, Arab, India Timur, Asia Selatan dan Pakistan. Habitat asli tanaman ini secara geografis termasuk daerah tropis kering yang memiliki iklim yang panas atau di daerah pegunungan dengan curah hujan yang rendah ( Harian Suara Merdeka –On Line )
Media tanamnya bisa basah berupa tanah, atau kering dengan menggunakan arang, akar pakis dan batu apung sebagai pengganti tanah ( sering disebut sebagai terarium ).
Sanseviera juga dipercaya mengandung antioksidan yang mampu menyerap udara kotor dengan baik bahkan lebih baik daripada tanaman biasa sehingga tanaman ini disebut sebagai tanaman antipolutan, Sanseviera merupakan tanaman yang bisa menyerap dan mengolah polutan menjadi asam organik dan beberapa asam amino. Sangat baik bila diletakkan dalam ruangan rumah dan kantor karena mampu menyerap asap rokok dan meredam bau ( Agus Dwi kartiko, Majalah Fiona edisi Mei 2008 ).
Anda bisa memilih menanam sanseviera berdaun panjang yang lazim disebut tanaman pedang – pedangan baik di dalam maupun di luar rumah. Untuk menjadi penghias ruangan atau meja kerja, mungkin jenis bonsai lebih tepat karena selain tidak terlalu memakan tempat juga karena unsur keindahannya. Ruangan di sekitar anda pun menjadi sehat karena zat – zat beracun yang dilepaskan mampu diserap dengan baik oleh tanaman sanseviera dan menjadi indah dengan bentuknya yang unik.
Berminat memilikinya ? Bisa menghubungi saya di psw 08123121713 atau via email di
nawangtri77@gmail.com. Harga sanseviera dengan gaya bonsai seperti yang ada dalam gambar saya jual mulai seharga 10 ribu rupiah tergantung besar kecil tanaman.